Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Genggam

 Genggam Puisi : RAHMA Tangannya yang terkulai lemah, wajahnya pucat pasi. Berjuang sendiri dalam ruang dingin, Massa itu tiada yang menemani. Mencoba mencari tangan lain untuk digenggam. Demi menguatkan diri, hanya bisa menahan pilu sendiri. Ruang operasi menjadi saksi, telah lahirnya si buah hati.

Postingan Terbaru

Manusia Dan Topeng : RAHMA

Jangan Menyerah Dulu : RAHMA

Penjara Dalam Merdeka : Rahma

Ikat Sukma : RAHMA

PUISI : Aku bukan jam dinding

Bersama luka

Sebatang rokok dan keluh kesah

Puisi : Manusia Berdasi

Aku Bisa Apa?

Mencari Sela Direntetan Waktu