Aku Bisa Apa?
Aku Bisa Apa?
Corong toa tua itu selalu bergema,
kamu itu anak yang tahu diuntung.
Corong itu mulai memekak seksama,
Aku berteriak dalam nafas yang dihitung.
Kata maaf pun tidak ku dapat
hanya bualan demi bualan yang menyosor.
Mulut hanya diam dan merapat,
tiada harga diri karena dirinya tersohor.
Eksistensi ku memudar
dikala aku belum jadi apa.
Bukan siapa-siapa namun hati pedar,
jika engkau bukan anak emasnya jangan harap menjadi apa-apa.
Komentar
Posting Komentar